RSS

Hati & Akal Bicara Cinta

06 Feb

Akal : Assalamualaikum, sahabat.

Hati : Waalaikumussalam…

Akal : Apa khabar iman anda?

Hati terdiam…

Akal bertanya sekali lagi.

Akal : Apa kabar iman anda?

Hati : Kurang sehat mungkin.

Akal : Mengapa?

Hati : Aku merindui dia segenap jiwaku…

Akal : Dia yang mana, sahabatku..?

Hati : Kedua dia. Dia yang hakiki, juga dia yang entah kemana akhirnya..

Akal : Tidak mengapa, Itukan fitrah manusia.

Hati : Tapi rinduku kepadanya kadangkala membuat jiwaku galau.

Fikiranku melayang terbang jauh ke angkasa. Kadangkala ketika beribadah juga aku teringat dia.

Akal : Cintamu padanya, juga cintamu pada-Nya, cinta padaNya kan yang lebih utama.

Hati : Tapi… Aku benar cinta dia.

Aku benar rindu dia.

Aku mencintainya karena Allah. Kami saling menasehati kepada kebaikan.

Aku mau mengejar surga bersamanya.

Akal : Apa makna cinta..?

Hati : Kasih dan sayang.

Akal : Bagiku cinta itu gila.

Hati : Mengapa..?

Akal : Apabila kita mencintai seseorang, kita asyik teringat dia.

Apa yang dikata jangan, sebaik mungkin kita elakkan. Apa yang diminta, boleh mungkin kita usaha.

Bila ada yang lain mendekati, bergolak rasa cemburu.

Apa kau rasa begitu..?

Hati : Ya. Begitu yang aku rasa.

Akal : Apa kau tahu apa itu ibadah..?

Hati : kata orang ibadah itu taat dan patuh.

Akal : Ibadah itu juga adalah cinta.

Hati : Bagaimana maksudnya..?

Akal : Ibadah itu cinta. Berkasih-kasihan dengan Tuhan.

Hati terdiam lagi…

Hati : Jadi… Apa sebenarnya yang ingin kau sampaikan wahai akal?

Akal : Fikirkan, kalau kau benar mencintai dia karena Allah, apa kau ada mengadu kepadaNya..?

Hati : Aku puas sudah berdoa. Aku mendoakannya empat puluh kali setiap hari. Siang dan malam..!

Tegas hati..

Akal : Apa kau berdoa kepada-Nya hanya karena apabila kau terasa jauh dengannya..?

Apa kau hanya melipat gandakan ibadahmu ketika jiwamu rasa tak tenang..?

Hati diam dan tertunduk…

Akal : Bagaimana bisa kau katakan cintamu karena Allah. Sedangkan kau mengabaikan Dia ketika cintamu dengannya sedang indah bercahaya. Sabarlah wahai hati.

Doamu mungkin tidak terkabulkan sekelip mata. Barangkali Allah akan mengabulkannya di lain waktu. Barangkali Allah ada hadiah yang lebih berharga untukmu..!

Aliran sungai merah terasa semakin deras mengalir ke kepala…

Akal : Cinta kepada manusia yang gila seperti itu, hanya layak disandarkan kepada Allah. Allah menarik cintamu kerana Allah lebih mencintaimu.

Allah merindui doa dan tangisan hambanya. Allah mau kau kembali mengindahkan cintamu kepadaNya..!

Hati mulai menangis… Sepi… Kesal…

Barakallahufikum ….

Salam Terkasih ..

 
Leave a comment

Posted by on February 6, 2013 in Advice, Fakta, Love

 

Tags: , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: