RSS

Sisi Gelap Harry Potter

20 Dec

Mungkin bagi sebagian diantara kalangan generasi muda Muslimin di zaman sekarang, film “Harry Potter” adalah film yang tidak asing lagi bagi mereka, karena mereka terbiasa melihatnya dan gemar sekali menontonnya di bioskop-bioskop / TV-TV mereka.

Padahal, bahkan seorang Nashroni yang menjabat sebagai Kepala Sekolah Gereja St Mary’s Island di Catham, Inggris bernama Carol Rockwood, pada bulan Maret tahun 2000 M telah melarang seluruh anak didiknya untuk membaca novel-novel Harry Potter.

“Semua novel yang dikarang perempuan penulis dari Edinburg itu bertentangan dengan apa yang diajarkan Alkitab… tukang sihir, setan, dan iblis semuanya jahat. Tidak ada sihir yang baik!” tandas Rookwood. (BBC, “School Bans Harry Potter”, 29/3/2000).

(dinukil dari: http://www.eramuslim.com/berita/laporan-khusus/sisi-gelap-harry-potter-1.htm#.URdTlTc9WuI)

novel

Bayangkan, mereka orang Nashroni saja sudah melarang anak-didiknya untuk membaca novel Harry Potter, apalagi menonton film-nya. Maka semestinya orangtua-orangtua kaum Muslimin lebih tegas lagi sikapnya daripada itu; karena didalam Islam sudah jelas bahwa sihir, syaithoon dan iblis semuanya itu merupakan penyebab kemurtadan yang hendaknya diingkari. Yang harus kita ketuk pada diri kita sendiri adalah: “Orang kafir saja mengatakan demikian, lalu mengapa kaum Muslimin diam saja, padahal film-film Harry Potter itu disiarkan di bioskop-bioskop dan TV-TV di negara ini yang katanya mayoritas penduduknya adalah Muslimin?

Perhatikan firman Allooh سبحانه وتعالى dalam QS. Al Baqoroh (2) ayat 102:

وَاتَّبَعُواْ مَا تَتْلُواْ الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَـكِنَّ الشَّيْاطِينَ كَفَرُواْ يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّى يَقُولاَ إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلاَ تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ وَمَا هُم بِضَآرِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلاَّ بِإِذْنِ اللّهِ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلاَ يَنفَعُهُمْ وَلَقَدْ عَلِمُواْ لَمَنِ اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ خَلاَقٍ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْاْ بِهِ أَنفُسَهُمْ لَوْ كَانُواْ يَعْلَمُونَ

Artinya:

Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaithoon-syaithoon pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaithoon-syaithoon itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”.

Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun kecuali dengan izin Allooh. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwabarangsiapa yang menukarnya (kitab Allooh) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.”

Dari ayat diatas dapatlah diambil pelajaran bahwa mengajarkan sihir adalah bentuk kekufuran, maka mempelajari sihir juga termasuk kekufuran dan bahwa sihir itu adalah ujian apakah seseorang itu memilih untuk beriman ataukah kafir kepada Allah سبحانه وتعالى.

Juga hendaknya kaum Muslimin sadar, bahwa tidak benar dan sangatlah keliru adanya anggapan di sebagian kalangan masyarakat bahwa “Sihir itu ada 2: Sihir Hitam dan Sihir Putih. Sihir Hitam itu jahat, sementara Sihir Putih itu tidak mengapa / baik”. Ini adalah anggapan yang sangat salah !!! Dan itu merupakan salah satu propaganda Yahudi, sebagaimana disampaikan antara lain melalui film-film seperti Harry Potter. Didalam Islam,seluruh sihir itu adalah buruk dan dapat membawa seorang Muslim pada kekafiran dan kemurtadan.

Tujuh serial novel Harry Potter ini oleh banyak kalangan disebut sebagai “The Handbook of Magic” atau “The Handbook of Occult(Buku pengantar Sihir / Okultisme) oleh karena ia memaparkan secara rinci segala pernak-pernik tentang ritual sihir dan benda sihir, okultisme, simbol-simbol paganis seperti Celtics, Druids, bahkan Kabbalah, termasuk mantera-manteranya. Didalam novel tersebut terdapat begitu banyak istilah sihir, simbol, binatang, dan ritual okultisme kuno, seperti: Black-Cat (Kucing Hitam), Owl (Burung Hantu), Jubah Hitam,‘Minerva’ McGonagall, Bolt of Lightning, Ular, Sapu Terbang, Quidditch, Mirror of Erised,Nicholas Flamel “Sang Grandmaster Illuminati”, Unicorn, Batu Bertuah, dan lain-lain.

Joanne Rowling, penulis novel tersebut adalah seorang wanita Inggris yang dalam hidupnya ia tinggal di kota Edinburg dan menimba ilmu di Universitas Exeter. Kedua tempat itu memang dikenal dekat dengan ilmu sihir, di mana Kabbalah (ritual Osirian Mesir Kuno) menjadi sumber utamanya.

Kota Edinburgh, merupakan tempat pelarian utama para Ksatria Templar ketika Paus Clement V dan Raja Philip le Bel dari Perancis menumpasnya dari daratan Eropa di tahun 1307 M. Dikala itu, Skotlandia merupakan satu-satunya wilayah di Eropa yang bebas dari pengaruh Vatikan karena tengah diekskomunikasikan. Para Templar diterima dengan tangan terbuka oleh Raja Skotlandia, Robert de Bruce, dan mereka akhirnya menguasai serikat tukang batu bernama Mason yang kemudian dari nama ini para Templar mendirikan organisasi rahasia mereka yang baru: Freemasonry. Dan di kota Edinburgh inilah, para Freemason mempraktekkan ilmu sihir Kabbalah dan menyelenggarakan ritual Luciferianistik-nya.

Di atas sebuah bukit, dekat Edinburgh dan hanya berjarak 15 kilometer dari pusat Templarkuno di Balantrodoch, para Templar dipimpin oleh William St. Clair, mendirikan sebuah kapel yang dinamakan Rosslyn Chapel. Nyaris seluruh bagian dari kapel ini dihiasi dengan simbol-simbol Masonik. Di antara simbol itu adalah relief di dinding-dinding dan lengkungan-lengkungan yang menggambarkan kepala Hiram Abiff dan pembunuhnya, sebuah relief dari suatu upacara pem-bai’at-an, dasar-dasar dari lengkungan, dan kompas-kompas. Kapel ini diwarnai oleh warna paganisme dan okultisme yang kental, di mana di dalamnya bercampur elemen arsitektural gaya Mesir, Yahudi, Gothik, Norman, Celtik, Skandinavia, Templar, dan Masonik.

edinburg

Rosslyn Chapel

Dikarenakan banyaknya elemen dekoratif pagan (berhala) di dalam kapel ini, sehingga seorang pendeta, yang menuliskan kisah tentang pembaptisan yang dilakukan oleh Baron Rosslyn, tahun 1589 M mengeluh, “Karena kapel dipenuhi oleh patung-patung pagan, tidak ada tempat yang sesuai untuk menyelenggarakan Sakramen”. Ini artinya tiada tempat yang bersih dari simbol-simbol paganisme. Namun pada tanggal 31 Agustus 1592, berkat tekanan yang dilakukan terhadap Baron Oliver St. Claire dari Rosslyn, altar kapel yang bergaya pagan dihancurkan.

Rosslyn sendiri dalam bahasa Gaelik memiliki arti sebagai “Pengetahuan kuno yang diwariskan dari generasi ke generasi”, ini memiliki arti yang sama dengan Kabbalahyakni “Pengetahuan Rahasia kuno yang diturunkan secara turun-temurun lewat lisan”.

Adik kandung  JK. Rowling, Diana, tinggal di kota ini. Dan ketika menggarap novel pertamanya, entah novel-novel berikutnya, Rowling menumpang di rumah Diana tersebut. Rowling biasa menulis di kafe-kafe di sekitar rumahnya itu. Tidak disebutkan apakah dia bepergian juga atau melakukan riset dengan mengunjungi Rosslyn Chapel, dan atau melakukan wawancara atau bersahabat erat dengan sejumlah tokoh Mason di sana. Namun warna Okultisme (sihir) yang memang banyak di Edinburgh, memang menjadi “darah” bagi serial Harry Potter-nya.

(dinukil dari: http://www.eramuslim.com/berita/laporan-khusus/sisi-gelap-harry-potter-1.htm#.URdTlTc9WuIhttp://www.eramuslim.com/berita/laporan-khusus/sisi-gelap-harry-potter-2.htm#.URdvejc9WuI)

Adapun tentang Universitas Exeter, maka motto Universitas tersebut adalah “Lucem sequimur” yang berarti “Kami Mengikuti Cahaya”. Mungkin bagi orang awam, istilah “Cahaya” dipersepsikan sebagai ilmu pengetahuan, padahal dalam paganisme-codex, “Light” atau “Cahaya” merupakan nama lain daripada “Lucifer” (Iblis / Syaithoon).

Dalam video berjudul “Harry Potter: Witchcraft Repackaged video” yang banyak disertakan dalam diskusi para pendidik dan gereja di Amerika dan juga Inggris, salah seorang narasumber bernama Mastrisciana menyatakan jika JK. Rowling selama di Universitas Exeter tidak hanya mempelajari bahasa Perancis, namun juga mendalami okultisme di sana.” (Martha Kleder for Concerned Women for America-WMA, “Harry Potter: Seduction of the Occult”, Dec 2001).

(dinukil dari: http://www.eramuslim.com/berita/laporan-khusus/sisi-gelap-harry-potter-2.htm#.URdvejc9WuIhttp://www.eramuslim.com/berita/laporan-khusus/sisi-gelap-harry-potter-3.htm#.UReBPTc9WuI)

Banyak orang menganggap serial pertama Harry Potter (“Harry Potter and The Sorcerer’s Stone”) sebagai sejenis buku pengantar ke dalam dunia sihir. Karena dalam serial pertamanya tersebut, Harry kecil, anak seorang Muggle (kaum yang tidak suka pada sihir), dikisahkan diperkenalkan dengan dunia sihir, yang kemudian mengubahnya menjadi seorang anak yang sangat gandrung dengan sihir. Hal yang sama, mungkin tanpa disadari, juga dialami jutaan anak kecil yang membaca dan melihat film pertamanya. Jutaan anak-anak di dunia yang tadinya awam dengan dunia sihir, bisa diubah seratus delapan puluh derajat menjadi gandrung dengan sihir. Apa yang dialami Harry Potter, juga dialami jutaan anak-anak tersebut.

Mari kita telusuri beberapa diantara sekian banyak simbol, benda, istilah, dan segala hal yang terkait dengan sihir yang terdapat dalam serial Harry Potter yaitu:

a)      Burung Hantu (The Owl)

owl

Burung Hantu sekarang sering diidentikkan sebagai simbol kebijaksanaan dan pengetahuan. Ini sebenarnya pengertian yang salah dan sudah dimanipulasi. Simbol Burung Hantu (The Owl) bersumber dari akar Kabbalah dalam ritus Osirian Mesir Kuno yang mewakili sosok Dewi Iblis bernama Lilith. Burung ini sejak lama menjadi simbol bagi okultisme,  shamanisme ,dan sejumlah ritus Luciferian (penyembahan syaithoon).

Dalam mitologi okultisme, Dewi Iblis Lilith diyakini sebagai isteri pertama Adam, sebelum Eva (Hawa). Disebabkan Lilith ingin menguasai semuanya, termasuk menguasai Adam, maka dia dibuang ke bumi dan kemudian menikah dengan Lucifer, The Fallen Angel, yang juga dibuang dari surga ke bumi. Perkawinannya dengan Lucifer menghasilkan Baphomet,mahluk setengah manusia setengah binatang dan juga mahluk androgini(berkelamin ganda). Atau yang lebih dikenal sebagai Kambing Iblis atau Goat Mendez. Ini merupakan simbol utama Gereja Setan.

Illuminati dan Bohemian Groove merupakan dua kelompok rahasia Luciferian(penyembah syaithoon) yang mengambil The Owl sebagai salah satu simbol utamanya.

b)      Orang-Orang Berjubah Hitam

jubah

Jubah hitam merupakan pakaian ritual kaum Luciferian atau penyembah syaithoon.Gereja Setan, seperti halnya Illuminati, Freemasonry, Rosikrusian, juga mengenakan jubah hitam dalam menyelenggarakan ritualnya.

c)      Kucing

cat

Kucing merupakan hewan kesayangan Firaun dan seekor binatang yang dekat dengan kultur sihir Osirian Mesir. Kucing hitam dalam mitologi Barat dan Okultisme dikenal sebagai The Devil Cat atau Kucing Setan. Dalam kepercayaan takhayul sebagian masyarakat kita pun dulu dikenal jika orang mati dilompati kucing hitam, maka dia akan bisa hidup kembali atau arwahnya menjadi penasaran.

d)     Tanda Kilat (Lightning atau Thunderbolt)

bolt

Above: A thunderbold scar on Harry Potter’s forehead (Atas: Tanda Kilat pada dahi Harry Potter)BelowAnton Szandor La Vey (*)

(*) Catatan: untuk keperluan pembuktian fakta dokumentasi, maka bagian wajah pada foto ini tidak disamarkan.

Dalam serial Harry Potter, dikisahkan bahwa Voldemort membunuh kedua orangtua Harry Potter namun gagal menghabisi Harry Potter yang masih bayi. Voldemort hanya berhasil membuat luka gores di jidat Harry Potter dimana luka gores itu (scarface) berbentuk kilatan halilintar atau yang dikenal juga sebagai Thunderbolt. Kilatan halilintar itu mirip dengan simbol kilat menyerupai huruf  “S”. Ini pun merupakan simbol iblis. Dan simbol ini masih membekas dengan cukup nyata di kening Harry Potter hingga dia dewasa. Tahukah Anda jika simbol kilat yang sama juga dipakai oleh Anton Szandor La Vey, pendiri Gereja Setan, sebagai salah satu simbol medalion Gereja Setan-nya, dimana simbol kilat diletakkan di tengah simbolPentagram terbalik (Baphomet).

Selain itu, simbol kilat serupa juga dipakai sebagai simbol pasukan elit Nazi Hitler, SS-Waffen, yang juga merupakan pasukan rahasia okultis Hitler di bawah komando Heinrich Himler.

waffen

e)      Ular (The Snake)

Serial Harry Potter sangat banyak menggunakan binatang yang satu ini. Paham okultismemeyakini jika ular merupakan simbol kebijaksanaan. Ketika turun ke bumi mengikuti Adam,Lucifer juga diyakini mereka mengambil perwujudan seekor ular. Dalam kepercayaan sihir bangsa-bangsa purba, ular memang dikenal dekat dengan kepercayaan satanic(kepercayaan terhadap syaithoon / iblis). Hal ini berlaku sampai sekarang.

snack

f)       Mirror of Erised

Dalam serial pertamanya, terdapat sebuah cermin yang bisa mewujudkan keinginan Harry Potter, disebut sebagai The Mirror of Erised (Bab 12). Disini JK. Rowling menggunakan sebuah anagram dengan menuliskan “Desire” sebagai “Erised”. Anagram merupakan salah satu bentuk penyandian kata atau kalimat yang sering digunakan Ksatria Templar dan kelompok-kelompokokultis lainnya untuk menyembunyikan pesan rahasia mereka. Salah satu keinginan Harry Potter adalah melihat sosok kedua orangtuanya yang diwujudkan oleh cermin tersebut.

Siapa pun tahu, cermin merupakan perangkat utama okultisme dalam melihat masa lalu dan masa depan (meramal). Dalam buku “A-Z of Wicca” (Gernina Dunwich, hal.114) disebutkan, “Praktik peramalan yang merupakan praktik sihir untuk mengetahui masa lalu, sekarang, atau masa depan selalu menggunakan media cermin atau kaca, bola kristal, lilin, bayangan air, dan sebagainya.”

Ensiklopedia Okultisme juga menyinggung tentang benda yang satu ini. Dikatakan, “Orang-orang yang mempelajari okultisme selalu menggunakan cermin untuk bisa melihat dunia roh…” (Gerald & Grosset, Dictionary of the Occult, p. 153)

Dalam serial pertama Harry Potter, cermin tersebut memang digunakan Harry untuk bisa bertemu dengan roh kedua orangtuanya. Orang-orang Kristen Barat menuding JK. Rowling mengajarkan sesuatu yang dilarang oleh agama mereka, sebab Alkitab jelas-jelas melarang praktek-praktek menghubungi atau menghadirkan roh orang mati.

mirror

g)      Alkemi dan Nicholas Flamel

alchenemy

Alkemi merupakan ilmu kimia abad pertengahan di Eropa yang konon (dalam kepercayaan mereka) mampu mengubah logam biasa menjadi emas. “Secara simbolis, ilmu kimia abad pertengahan adalah suatu seni kebatinan untuk mengubah bentuk manusia yang rohani ke dalam suatu format yang lebih tinggi dan abadi.” (Geddes& Grosset,Dictionary of the Occult, hal. 15-17).

Sejarah dunia mengenal salah seorang tokoh Alkemi utama bernama Nicholas Flamel, dimana nama ini dengan jelas telah dipakai JK. Rowling sebagai salah satu karakter serial pertama Harry Potter yang menjaga batu bertuah. Salah satu Ritual Masonik memang dekat dengan penggunaan batu-batu yang setelah melalui prosesi sihir tertentu dianggap memiliki tuah atau keajaiban.

Selain yang sudah dipaparkan di atas, ada banyak simbol-simbol atau mahluk Okultis lainnya yang dipaparkan dalam Harry Potter serial pertamanya, antara lain: Quidditch, Sapu Terbang,Nimbus, Anjing Berkepala Tiga, Quirell, dan Catur.

h)      Catur (The Checkered)

chess

Catur (The Checkered) jelas-jelas merupakan simbol Freemasonry. Hampir seluruh lojiFreemasonry di seluruh dunia memiliki lantai kotak-kotak hitam putih yang disebut The Checkered Floor, yang digunakan dalam ritual inisiasi calon Mason baru atau kenaikan derajat keanggotaan.

i)        Harry Potter dan Madame Blavatsky

Bukti lain yang sangat jelas dan tak terbantahkan adalah dipakainya nama salah seorang tokoh dunia Freemasonry, pendiri gerakan Theosofie Internasional, yakni Madame Blavatsky. Dalam serial Harry Potter-nya, JK. Rowling memberi nama seorang pengarang perempuan yang menulis buku pelajaran ramalan yang dipakai murid-murid sekolah sihirHogwarts berjudul “Menyingkap Kabut Masa Depan”, dengan nama Cassandra Vablastky. Siapa sebenarnya orang ini?

JK. Rowling lagi-lagi menggunakan anagram, bentuk penyandian kegemaran Templar danMason, dengan menuliskan “Vablatsky” untuk nama Blavatsky.

Madame Blavatsky sangat dekat dengan sejarah Freemasonry di Indonesia. Perempuan Yahudi Rusia bertubuh cebol dengan tatapan mata yang seperti burung hantu ini di zaman penjajahan Belanda ini memiliki sebuah kediaman dengan tanah yang cukup luas di pusat Jakarta, tepatnya di seberang Gedung Bank Indonesia sekarang. Sekarang, tanah tempat rumah Blavatsky dipakai untuk membangun gedung Depertemen Pos dan Telekomunikasi di Jalan Medan Merdeka Timur. Dahulu, ruas jalan ini sering di sebut Blavatsky Weg atau Jalan Blavatsky. Blavatsky inilah “Mbah”-nya ajaran pluralisme yang sekarang digembar-gemborkan kaum Liberal, apakah itu yang bernama Jaringan Islam Liberal (JIL) maupun para pendukung Liberalis lainnya.

blavatsky

Madame Blavatsky (*)

(*) Catatan: untuk keperluan pembuktian fakta dokumentasi, maka bagian wajah pada foto ini tidak disamarkan.

j)        Harry Potter dan Mesir Kuno

Bukti lainnya yang tidak bisa dibantah adalah keterkaitan asal-muasal sihir Harry Potter dengan Mesir Kuno, tempat di mana Kabbalah sebagai ilmu sihir Mesir Kuno yang melahirkan berbagai kelompok okultis berasal.

Dalam serial “Harry Potter and the Prisoner of Azkaban”, diceritakan ketika keluarga Ron Weasley (salah seorang teman Harry Potter) berlibur ke Mesir, maka kawannya Hermionemengaku jika dirinya begitu takjub dengan para penyihir Mesir yang dianggapnya sebagai sumber segala sumber ilmu sihir dunia. Apa yang ditulis JK. Rowling ini merupakan petunjuk kuat jika dunia sihir Harry Potter memang berasal dari sihir Mesir Kuno. Dan para ahli sejarah tidak ada yang membantah jika ilmu sihir Mesir kuno memiliki satu istilah: KABBALAH.

Kabbalah ini sampai sekarang masih eksis. Bahkan banyak selebritis Hollywood merupakan anggota dari Kabbalah Center of Los Angeles. Penyanyi Madonna merupakan ikon Kabbalah Hollywood. Dan sepertinya bukan kebetulan jika JK. Rowling memilih Daniel Radclife sebagai pemeran Harry Potter, di mana Radclife merupakan seorang anak Yahudi Inggris.

(dinukil dari: http://www.eramuslim.com/berita/laporan-khusus/sisi-gelap-harry-potter-4.htm#.URePzTc9WuIhttp://www.eramuslim.com/berita/laporan-khusus/sisi-gelap-harry-potter-5.htm#.URePIjc9WuI,http://www.eramuslim.com/berita/laporan-khusus/sisi-gelap-harry-potter-tamat.htm#.URePoDc9WuI)

k)      Simbol Segitiga Piramida dan Mata Satu

illu

Dan tampaknya bukan pula suatu kebetulan apabila simbol Segitiga Piramida dan Mata Satu, yang merupakan simbol khas Freemasonry Yahudi dan Illuminati muncul dalam salah satu serialnya yang berjudul “Harry Potter and the Deathly Hallows”.

Demikianlah “Sisi Gelap Harry Potter”, sebagaimana diungkapkan oleh Rizki Ridyasmara, seorang penulis dan peneliti tentang Freemasonry Yahudi di tanah air kita.

Adapun sebagai Muslimin, hendaknya kita memperhatikan Sabda Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم dalam suatu Hadits Shohiih Riwayat Al Imaam Al Bukhoory no: 6857 dan Al Imaam Muslim no: 87, dari Shohabat Abu Hurairoh رضي الله عنه sebagai berikut:

اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ. قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا هُنَّ قَالَ  الشِّرْكُ بِاللَّهِ وَالسِّحْرُ وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِى حَرَّمَ اللَّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ وَأَكْلُ الرِّبَا وَالتَّوَلِّى يَوْمَ الزَّحْفِ وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْغَافِلاَتِ الْمُؤْمِنَاتِ

Artinya:

Jauhilah tujuh perkara yang akan membinasakan.

Para Shohabat bertanya: “Apakah itu?”

Beliau صلى الله عليه وسلم bersabda:

1. Syirik kepada Allooh,

2. Sihir,

3. Membunuh jiwa tanpa alasan yang haq,

4. Memakan riba,

5. Memakan harta anak yatim,

6. Lari dari medan perang, dan

7. Menuduh orang-orang yang beriman yang menjaga diri dari lalai.”

Sumber : http://ustadzrofii.wordpress.com

 
Leave a comment

Posted by on December 20, 2013 in Advice, Darkness, Fakta, Film, Other, Syaitan, Yahudi

 

Tags: , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: