RSS

Sisi Gelap Berbagai Film Kartun

26 Dec

cartoon

“Film kartun yang disiarkan stasiun televisi swasta di Indonesia itu harus diwaspadai. Sebab dapat membahayakan perkembangan mental dan interaksi sosial anak,” kata Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi SelatanAswar Hasan, di Makassar, sebagaimana dinukil dari situs:http://www.inilah.com/read/detail/63412/bahayanya-nonton-kartun-shinchan/

Kartun produk luar negeri tersebut”, lanjutnya, “lebih banyak menampilkan kekerasan, bahasa yang kasar, dan lebih bersifat merendahkan orang lain.

Misalnya kartun Spongebob, Tom & Jerry dan Shinchan. Pengaruh dari menonton televisi itu menyebabkan banyak anak-anak tidak tahu lagi sopan-santun terhadap orang tua,” ujar Aswar.

Itulah media massa mereka (Yahudi). Apakah akan kita biarkan saja? Kalau kita biarkan, maka akan terjadi proses Yahudisasi di rumah-rumah kita.

Berdasarkan hasil survei KPI”, sambung Aswar Hasan, “Diketahui 70 persen tayangan televisi swasta lebih banyak menampilkan unsur hiburan daripada unsur pendidikan. Padahal fungsi dan peran media massa setidaknya harus menyeimbangkan fungsi hiburan, pendidikan, informasi, dan kontrol sosial.”

Hal senada dikemukakan aktivis LBH-APIK Sulawesi Selatan Lusi Palulungan, yang memfokuskan diri pada upaya perlindungan anak dan perempuan. Menurutnya, saat ini para orang tua harus mewaspadai film-film kartun asal Jepang yang materinya lebih banyak memaparkan kekerasan fisik, kekuatan mistik atau ghoib, serta menggambarkan nilai moral yang tidak masuk akal.

“Secara umum tayangan televisi tanpa disadari dapat mempengaruhi perkembangan mental, kecerdasan dan kemampuan berpikir anak. Hal itu disebabkan karena adanya rangsangan imajinasi melalui stimulus bunyi dan gambar secara terus-menerus. Kondisi itu menyebabkan kemampuan konsentrasi anak menjadi pendek,” katanya.

“Selain itu”, lanjutnya, “Dampak negatif tayangan televisi juga menyebabkan berkurangnya aktivitas dan sosialisasi anak. Akibatnya, anak cenderung hanya duduk pasif menonton televisi daripada bermain dengan sesamanya. Keterampilan emosi dan sosial anak pun menjadi tidak terasah dengan baik.”

Itulah pengamatan, yang merupakan bagian dari hasil penelitian para pemerhati / peneliti media massa yang disampaikan kepada kita. Artinya, mereka yang menguasai bidangnya saja telah merasakan bahayanya. Apalagi di dalam Islam, maka sudah pasti dan sudah sejak lama dirasakan bahayanya. Dan kita kaum Muslimin yang mengaji, yang mendengarkan ayat-ayat Allooh سبحانه وتعالى dan sabda Rosuulullooh صلى الله عليه وسلم, tentulah akan lebih tersentuh lagi dengan adanya bukti-bukti ini.

Sumber : http://ustadzrofii.wordpress.com

 
Leave a comment

Posted by on December 26, 2013 in Cartoon, Darkness, Fakta, Other

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: