RSS

Cologne Central Mosque, Unik dan Terbesar di Jerman

15 Apr

masjid sentral cologne 1

Pembangunan Masjid Sental Cologne (Cologne Central Mosque) ini sejak awal ditentang oleh berbagai kelompok masyarakat kota Cologne. Termasuk di dalamnya adalah seorang pengarang bernama Ralph Giordano, warga sekitar lokasi, kelompok sayap kanan dan kelompok neo-Nazi.

Bahkan Jörg Uckermann, sang wakil walikota pun berdiri bersama para penentang tersebut, berseberangan dengan sikap Walikota, Fritz Schramma yang mendukung pembangunan Masjid terbesar di Jerman itu.

Perdebatan terbuka di ranah publik pun mencuat, kecaman dan komentar pedas terlontar dari para penentang pembangunan masjid ini, termasuk demonstrasi jalanan menolak pembangunan masjid dimaksud, seperti yang terjadi pada 16 Juni 2007.

Namun menariknya justru jejak pendapat yang dilaksanakan oleh koran setempat menunjukkan bahwa 63% responden mendukung pembangunan masjid tersebut sementara 27% di antaranya hanya menginginkan pengurangan dari ukuran bangunan masjid yang akan dibangun.

Konstroversi berahir ketika tanggal 28 Agustus 2008 hasil pemungutan suara di Dewan Kota Cologne memenangkan rencana pembangunan masjid ini. Pemungutan suara tersebut diikuti oleh semua fraksi yang ada di Dewan Kota kecuali partai Demokratik Kristen.

Selama proses pemungutan suara terjadi aksi protes di luar gedung dewan kota yang dilakukan oleh sekitar 30 orang penentang pengesahan tersebut semantara ada 100 demonstran lainnya menyambut gembira keputusan dewan kota tersebut.

Tak puas dengan keputusan dewan kota aksi protes berlanjut namun Izin demontrasi yang akan dilaksanakan oleh kelompok penentang pembangunan masjid yang tergabung dalam Pro Clogne tanggal 20 September 2008 secara mendadak dibatalkan oleh pihak kepolisian sesaat sebelum pelaksanaan demonstrasi dengan alasan keamanan public setelah terjadi kericuhan antara polisi dan para demonstran.

masjid sentral cologne 3

Terbesar di Jerman dengan Rancangan Paling Unik

Proses pembangunan dimulai setelah mendapatkan persetujuan dari dewan kota dengan berbagai revisi terhadap rancangan awal masjid ini. Masjid Yang berada di Distrik Ehrenfeld kota Cologne ini dibangun dalam gaya Usmaniyah dengan menara tinggi yang lancip namun dalam sentuhan supermodern.

Rancangan bangunan utamanya benar benar menjungkirbalikkan pakem-pakem bentuk masjid universal yang biasa kita kenal. Bentuk bangunan utamanya dibangun menyerupai sebuah bola dunia dengan dinding dari bahan transparan. Luas bangunannya sekitar 4500 meter persegi dengan daya tampung ruang sholat hingga 4000 jamaah menjadikannya sebagai masjid terbesar di Jerman.

masjid sentral cologne 2

Didukung Gereja Cologne

Masjid terbesar di Jerman ini dibangun dengan dana dari Diyanet Isleri Türk Islam Birligi (DITIB) sebuah organisasi Islam di Jerman di bawah kendali Kementrian Urusan Agama Pemerintah Turki, ditambah dana dari pinjaman bank, lalu donasi dari 884 organisasi Islam di Jerman juga dana yang berhasil dikumpulkan oleh Gereja St. Theodore Cologne.

Sementara Paul Böhm, arsitek yang merancang masjid ini sebenarnya juga merupakan spesialis perancang bangunan gereja. Masjid ini dilengkapi dengan menara setinggi 55 meter, bazaar, pintu masuk ke ground floor, ruang kuliah di basement, ruang sholat di lantai atas tersedia juga ruang perpustakaan muslim.

Penggunaan material glass wall memberikan kesan terbuka bagi masjid ini. Hal tersebut memang sengaja dibuat demikian sebagai symbol bahwa masjid ini terbuka bagi siapa saja.

Sumber : http://www.jurnalhajiumroh.com/

 

 
Leave a comment

Posted by on April 15, 2014 in Country, Fakta, Mosque

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: