RSS

Dialog Imam Abu Hanifah & Seorang Atheis

23 Jun

Suatu hari seorang atheis bertanya kepada Imam Abu Hanifah, “Apakah engkau melihat Tuhan engkau ?”

Imam Abu Hanifah menjawab, “Maha Suci Allah, Tuhanku, yang ‘Dia tak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala yang tampak; Dialah yang Maha halus lagi Maha Megetahui (Al-An’am [6]: 103).'”

“Dapatkah engkau menyentuh Tuhanmu? Dapatkah engkau mencium-Nya? Dapatkah engkau merasakan fisik-Nya?”

“Maha suci Tuhanku, ‘Tak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha mendengar dan melihat ( Asy-Syura [42]: 11).'”

“Jika engkau tak dapat melihat-Nya, tak dapat menyetuh-Nya, tak dapat mencium-Nya dan tak dapat merasakan fisik-Nya, dari mana engkau yakin bahwa Tuhan engkau itu ada?”

“Ya Allah, pertanyaan-pertanyaan ini!” Kata Imam Abu Hanifah.

“Baik, sekrang aku bertanya, dapatkah engkau melihat akalmu?”

“Tidak”

“Apakah engkau mendengar akalmu?”

“Tidak”

“Apakah engkau merasakan secara fisik akalmu?”

“Tidak”

“Apakah kamu orang berakal atau orang gila yang tak berakal?”

“Aku orang berakal”

“Dimana akal engkau itu?”

“Dia ada”

“Demikian jjuga Allah, Dia ada” (*)

 

(*) : Hayatul Aimmah al-Arba’ah, karya Ahmad Abdul ‘Al at-Thahtawi, hal.32

Sumber : Buku “Dialog Iblis dengan Para Nabi”

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: